Jadi Viral, Bule Ini Mengaku Ia Dilecehkan Pria Tak Bertanggung Jawab di Solo. Netizen Pun Geram

pelaku-cabul-bule-solo_20161215_120809

Kelakuan buruk orang tak bertanggung pada pendatang bisa membuat jelek citra daerah yang bersangkutan.
Meskipun korbannya tidak menganggap semua warga di daerah itu memiliki kelakuan sama, tetapi tetap saja tindakan itu membuat geram.
Tindakan tak menyenangkan itu dialami oleh bule asal Amsterdam bernama Marion Bloem.
Ia mengungkapkan kekesalannya di Facebook, Selasa (13/12/2016), karena telah dilecehkan seorang pengendara sepeda motor di Solo.
Hingga kini, Kamis (15/12/2016), postingan itu telah dibagikan 257 kali.
Ratusan netizen juga banyak yang geram dengan perbuatan bejat pengendara motor itu.
Marion bercerita, dirinya telah dilecehkan secara seksual oleh pengendara sepeda motor berplat AD 2791 QF.
Ia meminta sahabatnya di dunia maya untuk membagikan postingannya agar si pelaku malu.
Ia pun meminta agar orang-orang di sekitar jalan Slamet Riyadi, Solo, untuk mencari pelaku.
Pada netizen lain, Marion menuturkan bila dirinya belum melaporkan kejadian itu ke polisi.
Ia ingin pelaku pelecehan menerima sanksi sosial sehingga ibu dan neneknya akan tahu kelakuan bejat anggota keluarganya.
Meskipun ia mengalami pelecehan seksual di Solo, tetapi ia tak menganggap semua warga daerah ini berkelakuan buruk seperti itu.
Ia hanya berpikir bila segelintir pria saja yang akan melakukannya.
Setelah kejadian itu, penulis novel berjudul ‘Moemie, Gadis Berusia 100 Tahun’ tersebut mengaku baik-baik saja.
“Aku hanya berharap seseorang mengetahuinya dan mengatakan padanya memalukan. Temui terapis dan jangan pernah memperlakukan wanita lain seperti itu karena caramu membuat umat manusia malu,” ujar Marion.
Netizen yang mengetahui postingan ini pun geram. Beberapa di antara mereka menyarankan agar melaporkan kejadian ini ke polisi.
Irwan Julianto: baru saja membaca pagi ini Marion Bloem. Benar-benar minta maaf atas insiden itu. Sesungguhnya kamu bisa melaporkan kasus ini ke polisi.
Tri Aviyanto: ngisin-ngisini cah. Mugo-mugo si pelaku disadarne.
Pakdhe Kampret: intinya orang itu bikin malu Solo kita lur.
Guruh I-cool: malu-maluin cah, berita buruk sampai mancanegara.
Choirul Arief Kurniawan: up moga tembus sampai ke Polresta Surakarta.